Cara Pengendalian Hama Rayap Pada Tanaman

Tuesday, April 4th 2017. | Tips

Rayap merupakan serangga yang memiliki bentuk hampir seperti semut yang hidupnya secara berkelompok. Biasanya rayap membuat sarang di dalam kayu dan tanah. Rayap juga merupakan salah satu serangga yang penting bagi manusia, yaitu sebagai serangga pengurai zat organik yang ada di alam.

Namun, dilain sisi rayap juga bisa menjadi musuh dari manusia, karena bisa merusak material yang terbuat dari kayu dan bambu. Perabotan rumah tangga yang terbuat dari kayu dan bambu itulah sasaran makanan bagi rayap.

Hama Rayap Pada Tanaman

Selain dapat merusak perabotan dan bangunan rumah, ternyata rayap juga bisa merusak tanaman juga. Biasanya yang menjadi makanan rayap adalah bagian batang tanaman. Semua tanaman yang memiliki batang berkayu bisa menjadi makanan bagi rayap, baik itu tanaman perkebunan maupun tanaman pangan.

Ternyata rayap tidak sepenuhnya sebagai hama yang merugikan manusia. Hal ini dikarenakan fungsi rayap sebagai dekomposer atau pengurai. Dengan adanya rayap sebagai dekomposer ini bisa menguntungkan manusia, karena sisa-sisa tanaman dan kayu yang sudah mati di kebun bisa diuraikan oleh rayap.

Sisa-sisa kayu dan tanaman apabila tidak diuraikan oleh dekomposer akan menjadi tempat berkembangbiaknya jenis jamur patogen. Namun, yang menjadi permasalahannya disini adalah rayap tidak bisa membedakan antara sisa-sisa tanaman dan kayu yang masih hidup.

Adapun tanaman yang sering menjadi target sasaran dari rayap adalah tanaman di perkebunan seperti kelapa sawit, jambu mete, karet, kakao, sengon, kopi dan lain-lain. Selain tanaman perkebunan, rayap juga bisa merusak tanaman pangan dan tanaman hortikultura seperti jagung, cabai, singkong, terung dan lain-lain. Jenis rayap yang menyerang biasanya adalah rayap tanah.

Cara pengendalian Hama Rayap Pada Tanaman

rayap pada tanaman

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengendalikan hama rayap pada tanaman, yaitu sebagai berikut :

1. Dengan Kultur Teknis

Pengendalian hama rayap dengan metode kultur teknis ini bisa dilakukan dengan tiga cara:

  • Mengolah lahan terlebih dahulu sebelum ditanami tanaman, pengolahan disini bisa dengan dicangkul atau dibajak. Dengan mengolah tanah bisa menggemburkan tanah dan juga menghancurkan sarang rayap yang ada di dalam tanah.
  • Dengan membersihkan sisa-sisa tanaman dan akar kayu tanaman sebelumnya. Dikarenakan sisa-sisa tanaman ini merupakan makanan rayap, sehingga dengan membersihkannya maka akan mengurangi jumlah rayap yang ada.
  • Melakukan pergantian jenis tanaman yang ditanam di suatu lahan yang sama. Apabila tidak dilakukan pergantian jenis tanaman maka akan menjadikan tanaman rentan terkena serangan rayap.

2. Pengendalian Secara Alami

Cara berikutnya untuk mengendalikan serangan hama rayap adalah dengan cara yang alami. Cara alami berarti tanpa menggunakan bahan kimia. Caranya adalah dengan menggunakan beberapa jenis jamur yang dapat mengendalikan hama rayap pada tanaman.

Contoh jamurnya adalah aspergillus sp. Caranya adalah dengan menyemprotkan jamur ini ke bagian tanaman yang terdapat banyak rayap. Apabila ada rayap yang mati karena jamur ini, maka rayap yang lain akan ikut mati karena infeksi dari rayap yang mati akan menular ke rayap yang memakannya.

3. Pengendalian Secara Kimiawi

Yang selanjutnya adalah pengendalian dengan bahan kimiawi. Caranya bisa dilakukan dengan menyemprotkan insektisida kimia ke tanaman yang terdapat banyak rayap, selain disemprotkan bisa juga ditaburkan atau direndam pada bahan tanaman atau mudahnya seperti yang dilakukan oleh penyedia jasa anti rayap.

Itulah beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk mengendalikan hama rayap pada tanaman. Hama rayap pada juga dapat merusak tanaman secara tidak langsung, yaitu dengan menggerogoti penopang tanaman, sehingga tiba-tiba suatu tanaman sudah roboh karena penopangnya dimakan rayap.